Antara Rasulullah SAW, Zainab binti Jahsyi dan Zaid bin Haritsah

"Ujian Cinta dan Keimanan Antara Rasulullah SAW., Zainab binti Jahsyi, dan Zaid bin Haritsah"

Pernah gak sih dalam hidup kamu, kamu berada dalam posisi memiliki ketertarikan kepada seseorang dan ternyata orang tersebut sudah menjadi milik sahabat kita sendiri. Dan kita memilih menjadi penghubung terjalinnya ikatan mereka. Padahal kalo mau saingan, kamu lebih menang.

Akhirnya kamu dihadapkan dengan 2 pilihan, memilih mementingkan egoisme dalam diri sendiri (berusaha merebut kembali) atau bersikap ikhlas memberikan yang terbaik bagi saudara sendiri seperti layaknya kaum Anshar yang menyambut para kaum Muhajirin.

Mari belajar langsung dari Akhlak Rasulullah SAW. Mari kita ambil hikmah bagaimana akhlak beliau dan kepatuhan beliau terhadap perintah Allah SWT.

Rasulullah pernah menjadi wali untuk menikahkan anak angkatnya Zaid bin Haristah (Budak yang dibebaskan Rasul dan termasuk golongan orang-orang pertama yang masuk islam) dengan bangsawan terpelajar, shaleha dan kaya raya yaitu Zainab binti Jahsyi.

Awalnya Zainab tidak menginginkan hal itu karena ia merasa derajat dan level hidup ia beda jauh dengan Zaid. Lalu Allah turunkan QS. Al-Ashab : 36 yang memerintahkan bahwa harus tunduk kepada apa yang diperintahkan Rasulullah dan Allah.

Akhirnya mereka menikah namun sepanjang pernikahan, atmosfer rumah tangga mereka selalu dilanda masalah karena ketidakcocokan derajat sosial dan akhirnya Zaid menceritakan ke Rasulullah jika ia ingin menceraikan Zainab dan meminta pendapat beliau.

Imam Az-Zuhri berkata, “Jibril turun kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan kepada beliau (Rasulullah) bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menikahkannya dengan Zainab binti Jahsy.

Coba bayangin bagaimana jika kamu diposisi Rasulullah? Ada sahabat datang ingin menceritakan masalahnya dan ingin menceraikan istrinya, kemudian kita dikasih tau kalo kelak istrinya sahabat kita itu akan jadi istri kita. Apalagi sang istri cantik, keluarga terpandang, terpelajar, dan terhormat banget. Dan kita punya posisi/keadaan yang lebih baik ketimbang sahabat kita. Mau ngomong apa ke sahabat kita?

Kalo kita mungkin langsung menyarankan untuk menempuh jalan perceraian. Tapi Akhlak Rasulullah itu indah, perasaan beliau yang sangat gak enakan kepada org lain membuat beliau menjawab “Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”. Allah ceritakan kejadian ini dalam QS. Al-Ashab : 37.

Kejadian ini terjadi berkali-kali dan Rasulullah selalu menyampaikan hal yang sama. Padahal Allah telah memiliki janji terhadapnya. Dan pada akhirnya Zaid menceraikan Zainab ATAS KEMAUANNYA SENDIRI BUKAN SARAN DARI RASULULLAH (CATET!!!)

Lalu setelah masa iddahnya Zainab selesai, Rasulullah menikahinya sesuai dengan apa yang telah Allah perintahkan atas dasar keimanan beliau kepada Allah SWT. Dan Zainab merupakan istri Rasulullah dengan banyak keistimewaan salah satunya adalah menjadi istri pertama Rasulullah yang menyusul wafatnya Rasulullah. (Tunggu edisi tulisan selanjutnya yang membahas akhlak istri-istri Rasulullah)

NB :
1. Beberapa tafsir dan perbedaan pendapat menyatakan bahwa Rasulullah memiliki perasaan kepada Zainab begitu juga sebaliknya. Namun beberapa tafsir juga menyatakan bahwa itu tidak benar karena Rasulullah itu manusia sempurna yang mengutamakan keimanan terhadap perintah kepada Allah dibanding kecintaan terhadap makhlukNya. Rasulullah beda dengan kita yang lebih mengutamakan cinta kepada makhluk diatas keimanan terhadap Allah. (PAHAMI KONTEKSNYA). Wallahua'lam.

2. Zaid menceraikan istrinya atas kemauan sendiri bukan atas saran Rasulullah (JANGAN SAMPAI SALAH)

3. Rasulullah tidak menyarankan Zaid menceraikan Zainab karena beberapa alasan :
*Akhlak atau perasaan tidak enakan beliau yang besar takut menyakiti perasaan Zaid
*Takut ada omongan yang tidak baik di kalangan masyarakat saat itu karena ia menikahi mantan istri anak angkatnya sendiri padahal bagi Allah itu tidak ada hukumnya (QS. Al-Ashab : 4 - 5)

Sumber :
1. Kajian Ust. Hannan Attaki
2. QS. Al-Ashab
3. Buku Shirah Nabawiyah Karangan Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri

Pernah di posting di Instastory Instagram @dianmauliksaputra tanggal 5 Juni 2018

Pict by : Pixabay

Komentar

  1. Sands Casino | Entertainment | Singapore's Leading Casino
    Experience our newly evolved Casino Games, 바카라 slots, table games, live entertainment, poker, live entertainment, and 샌즈카지노 more. At Sands, we pride 바카라 사이트 ourselves in providing

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer