"Jangan (hanya) Salahkan Hujan atas Bencana Ini"

Hanya ingin membuka pikiran dan hati kita semua dalam menyikapi cuaca Jogja saat ini.

Di beberapa media sosial, beberapa saya baca ada yang mengatakan dengan kalimat "akibat cuaca buruk, banjir bla-bla-bla", "hujan turun sangat deras, sehingga perumahan bla-bla-bla" atau "hujan deras menyebabkan bencana bla-bla-bla", dan sebagainya.

Meski memang benar di satu sisi adanya banjir salah satunya karena air hujan yang begitu deras terus turun, bahwa longsor salah satu dampak dari hujan yang terus turun, atau kemacetan dan jembatan putus akibat aliran sungai yang meluap, tapi tetep saja kita harus jaga sikap, jangan sampai hujan yang diturunkan oleh Allah yang dalam beberapa hadits dan ayat menyebutkan bahwa hujan memberikan kesuburan untuk tanah dihina ataupun dicerca.

Banyak diantara kita yang menyalahkan hujan dengan beberapa kalimat yang tidak enak didengar. “Cuaca buruk nih”, “hujan lagi, hujan lagi ah”, “Gara-gara hujan nih jadinya macet, longsor, banjir dan kalimat umpatan lain” dan beberapa kalimat diantaranya yang ada seakan-akan menyudutkan bahwa hujan-lah penyebab utama dan penyebab satu-satunya dari banjir serta bencana yang terjadi.

Tidakkah kalian ingat bahwa turun-nya hujan atas izin Allah ? Bahwa hujan juga salah satu ciptaan Allah yang sering dikaitkan dengan rahmat ?

Terdapat kisah di zaman Rasul dahulu yaitu Anas Radhiyallahu’anhu salah satu sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah kehujanan bersama Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seketika Rasul menyingkap baju hingga basah terguyur hujan. Ada sahabat bertanya “Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Karena hujan ini baru saja Allah ciptakan" (HR. Muslim no. 898)

Jika kita merupakan manusia yang beriman, maka kita akan percaya secara jelas bahwa hujan adalah kuasa Allah. Lalu apakah kita berani mencaci dan mencerca hujan sebagai penyebab satu-satunya bencana yang sedang terjadi ? Beranikah kita ?

Mungkin ada beberapa orang yang  sampai berani mengatakan, “Berarti Allah penyebab ini semua. Allah tega melihat beberapa orang dan anak-anak kecil kedinginan karena banjir serta rumahnya rusak akibat longsor”

Coba kita kembali mengingat janji Allah bahwa musibah dan kesengsaraan datang dari kita sendiri sebagai manusia. Allah menyebutkan dalam salah satu ayat-nya yaitu :

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura: 30).

Mari balik kembali ke diri kita masing-masing. Jangan lagi bahas yang udah-udah terjadi lalu. Jangan saling salah-menyalahkan, jangan salahkan pemimpin gubernur atau pemerintah saja. Apalagi jangan sampai menyalahkan hujan sebagai ciptaan Allah. Kembali ke Allah, bersandar ke Maha Kuat, dan minta kebaikan dan manfaat dari hujan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan contoh baik ketika hujan lebat turun lalu berdoa.

“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari : Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan]” (HR. Bukhari no. 1014)

Mari saling introspeksi diri. Dan lihatlah Jogja saat ini. Apa yang sudah kita perbuat hingga Allah menurukan peringatan kepada kota yang begitu istimewa dengan kenyamanannya ini. Mari kita sejenak berfikir dan membuka hati kita, bahwa Allah masih sayang dengan Jogja dan orang-orang didalamnya sehingga Allah memberikan rahmatnya sebagai pengingat supaya kita menjadi manusia yang lebih bersyukur.

Mari jaga sikap, jaga omongan, jaga tauhid kita kepada Allah.

Sumber foto :
Komunitas Gunungkidul Menginspirasi
Lokasi bencana :
Yogyakarta, Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Pacitan, Wonosari, dan sekitarnya

Referensi :
– http://rumaysho.com/amalan/beberapa-amalan-ketika-turun-hujan-671
– http://rumaysho.com/qolbu/musibah-datang-boleh-jadi-karena-dosa-2286

Postingan yang pernah di upload di Akun Line @dianmauliksaputra pada tanggal 28 November 2017

Komentar

Postingan Populer