SAYA (JUGA) INGIN PULANG

Saya sering mengalami percakapan seperti ini,

👳 : "Kamu pulang lagi? Minggu kemarin bukannya udah pulang ya? Kan ini jadwalnya kamu menjalankan amanah yang sudah jadi komitmenmu."
👻 : "Lah kan rumah saya deket toh. Beda dengan kamu yang jauh dan merantau jadi sah-sah aja dong kalau saya pulang lagi setiap minggu. Ya kali saya pulang satu tahun sekali kaya kamu. Lagian saya masih punya Orang Tua yang selalu menunggu kedatangan anaknya dan kangen sama anaknya. Sekarang kedua orang tuaku juga semakin tua."
👳 : "Oalah. Okee gak papa aku ngerti"

Tapi tau gak? Dibalik kata gak papa itu sebenernya aku juga merasakan hal yang sama.

Aku tau kok rumah kamu deket. Aku juga tau kalo kamu kangen rumah. Aku juga tau orang tua kamu semakin tua dan selalu merindukan kamu sebagai anaknya untuk pulang. Aku tau kamu rindu bercanda dengan adik kakak kamu dan aku juga tau bahwa umur orang tuamu tidak akan bertahan selamanya.

Tapi pernahkah kamu berfikir ketika kamu berbicara dengan alasan seperti itu, disisi lain aku juga kangen rumah, aku juga kangen bercanda dengan adik kakak ku, aku juga punya orang tua yang semakin tua yang aku gak tau sampai kapan mereka ada buat aku, aku juga pengen bisa merasakan masakan orangtua ku lagi dan melihat senyuman serta merasakan pelukan hangat mereka.

Dua hal yang berbeda diantara kita adalah jarak dan biaya. Rumah kamu dekat, sedangkan rumah aku jauh. Aku memerlukan waktu lebih lama dan biaya lebih mahal ketimbang kamu jika ingin sekedar "pulang".

Jika ini berkaitan dengan amanah yang saat ini samasama kita jalani atau sedang kamu pimpin, besar harapannya tidak menggunakan alasan itu. Karena itu membuat kesan bahwa saya tidak merindukan rumah juga, seakan-akan saya tidak memiliki anggota keluarga yang ingin saya peluk dan rasakan kehangatannya, seakan-akan orang tua saya akan hidup selamanya, seakan-akan semua itu hanya kamu yang merasakannya.

Ini bukan masalah kamu sayang atau tidak sama keluarga. Tapi ini tentang bagaimana kamu membagi waktu antara amanah orang tua dengan amanah dilingkungan sekitarmu. Jika kamu tidak ingin dibebani oleh amanah selain kuliah, maka sebaiknya fokuslah kepada kuliahmu saja sehingga ketika kamu "pulang" tidak ada orang yang tersakiti karena alasanmu.

Salam,
Aku yang selalu ingin pulang dan kangen rumah (juga) tapi terkendala biaya dan jarak.

Pernah diposting pada akun Line @dianmauliksaputra tanggal 2 Desember 2017

Komentar

Postingan Populer