Semua Tidak Lagi Sama
Semakin kamu berumur dan dewasa, secara sadar atau tidak akan ada beberapa hal yang telah berubah dari lingkungan sekitar kamu. Sedangkan kamu (mungkin) masih tetap sama.
1. Teman sepermainan mu ketika masih sekolah dulu, kini satu persatu mulai meninggalkan status kesendiriannya lalu menikah dengan pasangannya. Ada yang menikah dengan pasangan saat masa sekolah dulu, ada yang menikah dengan mantan kamu dulu, ada juga yang menikah dengan orang baru yang samasama memiliki komitmen saat masih kuliah. Sedangkan kamu (mungkin) masih sibuk dengan kesendirian atau masih berusaha "serius" dengan hubungan tanpa status.
2. Teman-temanmu satu persatu memiliki bisnis dan usaha yang hasilnya mampu menghidupi diri mereka sendiri, bahkan bisa memberikan uang bulanan kepada orang tua di kampung halaman. Memiliki banyak link dan penghasilan di usianya yang masih muda. Sedangkan kamu (mungkin) masih sibuk dengan teman tongkrongan menghabiskan waktu dengan bergantung hanya pada uang kiriman setiap bulan.
3. Sahabat-sahabat mu satu persatu mulai melebarkan sayapnya dengan berkeliling dunia tanpa mengeluarkan uang a.k.a beasiswa. Di usianya yang muda, lembaran pasport nya mulai penuh dengan pengalaman nyata di negeri tetangga hingga tanah eropa. Sedangkan kamu (mungkin) masih berdiri di satu kota yang belum tentu sudah kamu jelajahi hingga kesetiap sudutnya.
4. Bahkan ada beberapa teman kamu yang sudah pergi menduhului untuk menghadap kepadaNya. Entah karena sakit atau bencana, yang jelas itu sudah menjadi takdir dariNya. Sedangkan kamu (mungkin) masih sibuk dengan urusan dunia yang tidak menghasilkan apa-apa lalu melupakan persiapan diri untuk bekal kembali padaNya.
Yah memang semua orang punya jalan dan zonanya masing-masing. Tapi itu bukan alasan selama kamu tidak mau berusaha. Jogjakarta lebih lambat 1 jam dibandingkan NTT. Tapi bukan berarti NTT memiliki waktu yang lebih singkat dibanding Jogjakarta. Semuanya berjalan sama, hanya saja mereka berjalan pada zona waktu yang berbeda. Dan bukan berarti NTT tidak bisa semaju dan sebaik Jogjakarta.
Maka teruslah berusaha. Jadikan pengalaman orang lain menjadi semangat baru bagi kita untuk memperbaiki kualitas diri. Jangan sampai ada dan tidaknya dirimu tidak berarti apa-apa bagi orang lain maupun lingkungan sekitarmu.
Agar ketika kamu telah pergi, kenanganmu tidak hanya ditulis dengan 3 baris kalimat yang hanya berisi nama, tanggal lahir dan tanggal kematian di batu nisan. Tapi juga ditulis dan selalu diingat dalam kenangan setiap orang yang kamu tinggalkan.
Salam,
Laki-laki yang akan menikah karena kesiapan bukan kemapanan



Komentar
Posting Komentar