Ternyata Kita Pura-pura Kenal Allah

Ternyata selama ini "Kita pura-pura kenal"

Apa yang kamu rasakan ketika bertemu seseorang yang dulu pernah kamu bantuin dan tolongin ketika dia lagi kesusahan, tetapi mendadak acuh dan seakan-akan gak kenal kamu? Seakan-akan gak pernah dapat bantuan dari kamu? What do you feel?

Suatu waktu dia datang meminta bantuan kepada kamu (lagi). Dan seakan-akan sekarang sangat mengenal kamu. Ya, tepatnya dia pura-pura kenal sama kamu. What do you feel?

Oke. Ganti kasus.

Kamu kenal Allah? Kenal beneran apa pura-pura kenal ya?

Yakin kenal? Coba kita renungkan ini.

Kemana kita ketika dengar kalimat ini yang dalam 5 waktu sehari selalu manggil kita?

حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

حَيَّ عَلَى خَيْرِ الْعَمَلِ

Katanya kenal.
Kok pas dipanggil abai. Buang muka. Cuek. Jangankan mendekat, jangankan menjawab. Kita kebanyakan malah menganggap suara itu gak ada dengan terus mengobrol bersama teman atau asik dengan hp "miring" kita.

Katanya kenal.
Kok datang ke Allah pas ada maunya aja. Giliran Allah manggil, kita seakan-akan menjadi manusia yang gak merasa udah pernah dibantu saat lagi kesusahan.

Ituloh Allah manggil kita.
Mana yang mau dapat jodoh? Kok gak datang?
Mana yang katanya mau dapat rezeki dan kesehatan? Kok malah menjauh?
Mana yang katanya mau dimudahkan skripsinya? Kok asik terus sama gadgetnya?

Jangan sampai pas di akhirat, ketika malaikat nanya kita kenal sama Allah apa gak, kita dengan semangat jawab "keenaalllllll". Pas dikonfirmasi ke Allah, Allah bilang "Anda siapa yak?".

Yuk kita mengenal Allah lebih jauh. Jangan marah dan baper kalo chat di group selalu di read doang, kalo panggilan Allah juga sering kita abaikan. Mungkin itu bagian dari teguran Allah.

#muhasabahdiri

-Terinsipirasi dan tercambuk dari kajian Ust. Yusuf Manshur

Postingan yang pernah di upload di Instastory Instagram @dianmauliksaputra tanggal 2 Juni 2018

Pict by : Pixabay

Komentar

Postingan Populer